ENAM PRINSIP PELAYANAN PRIMA


ENAM PRINSIP SERVICE EXCELLENT



Setiap orang adalah  pemimpin, yang bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Presiden sampai pejabat level terendah Rukun Tetangga (RT) adalah pemimpin, bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Orang tua adalah pemimpin atas keluarga dan anak-anaknya. Seorang anak adalah pemimpin atas dirinya, bertanggung jawab atas diri dan orang tuanya.
Tugas pemimpin apapun posisinya adalah melayani. Melayani merupakan bentuk kesadaran atas fungsi, tugas dan posisinya  peduli terhadap tanggung jawab atas amanah yang dipikulkannya demi tujuan kemaslahatan umat  dan dirinya.
Melayani atau menolong seseorang merupakan bentuk kesadaran dan kepeduliannya terhadap nilai kemanusiaan. Memberi pelayanan dan pertolongan merupakan investasi  yang kelak dipetik keuntungannya, tidak hanya  di akherat melainkan di duniapun sudah merasakannya.
Sejarah telah mengajarkan kepada kita semua, ABU BAKAR SHIDIQ  membantu untuk memeras susu kambing walaupun ia sudah menduduki jabatan khalifah. Umar Ibnul Khathtab yang mengangkut sendiri karung gandum untuk diberikan kepada seorang ibu yang memelihara anak-anak yatim dan menderita kelaparan (diriwayatkan bahwa ibu tsb memasak batu untuk menghibur anak asuhnya)
 Begitulah jiwa pelayan melekat sebagai kepribadian para sahabat Nabi yang tidak terpisahkan dalam rindunya berjumpa dengan Allah.
ENAM PRINSIP PELAYANAN PRIMA
1. Melayani itu ibadah dan karenanya harus ada rasa cinta dan semangat yang membara di dalam hati pada setiap tindakan pelayanan kita kepada orang lain.
2. Memberi dahulu dan anda akan menerima ROSE (Return on Service Excellent)
3. Mengerti orang lain terlebih dahulu sebelum ingin dimengerti
4. Bahagiakanlah orang lain terlebih dahulu, dan kelak anda akan menerima kebahagiaan melebihi  dari apa yang anda harapkan.
5. Menghargai orang  lain sebagaimana diri anda ingin dihargai. Rasulullah bersabda: “Tidaklah engkau disebut beriman, kecuali engkau mencintai orang lain sebagaimana engkau mencintai  dirimu”.
6. Lakukanlah empati yang sangat mendalam dan tumbuhkan sinergi.
   Dengan demikian, seorang muslim akan menjadikan setiap geraknya adalah pelayanan yang berkualitas. Sehingga orang yang di sekitarnya merasakan kedamaian. Itulah sebabnya setiap mengakhiri salat kita mengucapkan “salam”, semacam ada gemuruh yang menggaungkan sebuah ungkapan, ”Dengan mengakhiri salatku ini, sesungguhnya aku memulai hidupku untuk menebarkan salam. Sebab itu wahai saudaraku siapapun engkau adanya, jangan gentar dan takut sesungguhnya aku hadir untuk memberikan kedamaian bagi alam semesta”.

Artikel Terkait



8 komentar:

Anonim mengatakan...

Excellent Service >> mampu menciptakan citra yg baik bg suatu organisasi/usaha.

Agree sama 6 prinsipnya pak!!!
hehe

Laila Musthofa
(10.22.193)

griya hafara mengatakan...

2. lina affifatusholihah
10.22.180
MS

prinsip yg harus diterapkan..

Anonim mengatakan...

Kita rindu dengan orang sekelas Abu Bakar, Umar bin khatab keras terhadap orang kafir lemah lembut sesama muslim. mudah mudahan Alloh Swt memberikan ciri Umar & Abu Bakar didalam diri kita amin. didalam sistem demokrsi sekarang susah mencari pemimpin sekelas sahabat Rosulluh yang ada hanya pemimpin yang peduli dengan kepentingan partaiya perutnya, dan keluarganya. maka dari itu mari kita hijra ke sistem yang memuliakan manusia yaitu sistem islam

Nama : Muhammad Ridwan
Nim : 10.22.176
Prodi : Manajemen Syariah

Anonim mengatakan...

waahh besok kalo sudah jadi manajer harus nerapin 6 Prinsip keren ini niih pak.

#great!!


09.22.128
--Surya Adhi P--

Unknown mengatakan...

6 prinsip yang patut di contoh itu,,,

evie rahayu
10.22.182

Asma Yulia Blog mengatakan...

6 prinsip super yang akan membawa perubahan.

12.22.239
Manajemen Syariah

Unknown mengatakan...

1.Apabila dikaitkan dengan tugas pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maka Pelayanan Prima adalah pelayanan yang terbaik kepada masyarakat
2.Pelayanan Prima didasarkan pada standar pelayanan yang terbaik
3.Untuk instansi yang sudah mempunyai standar pelayanan maka pelayanan prima adalah pelayanan yang memenuhi standar
4.Apabila pelayanan selama ini sudah memenuhi standar maka pelayanan prima berarti adanya terobosan baru, yaitu pelayanan yang melebihi standarnya
5. Untuk instansi yang belum mempunyai standar pelayanan maka pelayanan prima adalah pelayanan yang terbaik dari instansi yang bersangkutan. Usaha selanjutnya adalah menyusun standar pelayan
helti oktamisari 07.22.049

Anonim mengatakan...

sudah seharusnya 6 prinsip pelayanan prima ini,dimiliki oleh setiap pribadi seseorang. bukan hanya sekedar difahami saja,namun dapat di aplikasikan.

Guslan Purnama
09.23.323

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | WordPress Themes Review