BOSAN MISKIN-JADILAH ORANG KAYA

BOSAN MISKIN-JADILAH ORANG KAYA
Hery Sasono
               Pada suatu hari saya kedatangan tamu,  menurut kawan sekampungnya ia tergolong pengusaha sukses. Saat ini beliau hanya jalan-jalan  mengembangkan networking, mencari inspirasi mengisi hari tuanya. Ia menyatakan sudah pensiun dari kegiatan usahanya, karena usahanya telah diserahkan kepada orang kepercayaannya,  tiap bulannya ia cukup  mendapatkan pasif incomenya.
               Sambil minum teh dan makanan kecil ala kadarnya, saya bertanya kepada beliau tentang cerita sukses usahanya, apa prinsip hidupnya sehingga dapat meraih sukses usahanya. Iapun kemudian bercerita tentang kisah  hidupnya, bahwa ia dilahirkan bukan dari keluarga kaya, alias miskin,orangtuanya seorang penjual kue keliling, orang tua tidak mampu membiayai sekolah, sehingga ia hanya tamat SMP,  hidup kurang mendapat  perhatian dari orang tuanya, besar di jalanan, mencari uang sendiri dengan menjadi kernet angkot, terkadang ia ikut menjadi  pembantu tukang batu bangunan.
               Bosan dengan kemiskinan, ia pun berpikir bagaimana harus mengubah nasib, pada suatu hari jum’at tidak biasanya ia shalat Jum’at di Masjid Mardliyah sebelah rumah sakit Sarjito di Yogyakarta, dalam khotbahnya yang menggugah jiwa, memberi inspirasi, dan membangunkan semangat, khotib menguraikan surat ara’ad 11 “ Allah tidak mengubah suatu kaum, sebelum kaum itu mengubah dirinya sendiri”, di lanjutkan dengan ayat “Sesungguhnya dalam kesulitan itu ada kemudahan, di surat tersebut diualang sampai dua kali “sesungguhnya dalam kesulitan itu akan ada kemudahan”  ditambah  modal yang utama adalah kejujuran.
               Setelah selesai shalat jum’at ia merenungi nasib, bagaimana nasib harus berubah, timbul semangat dalam diri, ia menyadari bahwa manusialah yang harus mengubah nasibnya, bukan nasib ditentukan semata-mata oleh Yang Maha Kuasa, nasib bukanlah bawaan dan bukan pula keturunan. Ia merenungkan ayat bahwa sesungguhnya dalam kesulitan pasti akan pasti ada kemudahan, ini berarti ia berarti harus bekerja keras dengan ikhlas. Maka pada suatu ketika ia mencoba melamar menjadi pegawai sebuah toko pakaian dan bekerjalah ia di toko pakaian tersebut. Kerja keras, rajin dan jujur adalah moto yang ia pegang ketika menjadi karyawan.
               Setelah beberapa tahun bekerja, ia mendapatkan pengetahuan, pengalaman dan kenalan. Ia pelajari cara berusaha, ia pelajari bagaimana harus melayani pelanggan, ia pelajari bagaimana barang dipasok dan ia  pelajari bos membangun jejaring. Inspirasi kemudian muncul bagaimana kalau coba memulai berusaha sendiri. Singkat cerita ia pun memberanikan diri minta ijin bos untuk mencoba memulai bisnis sendiri. Memutar otak bagaimana bisnis tanpa modal, dengan modal kenalan dan kepercayaan dari bosnya ia diperbolehkan mengambil pakaian dulu dengan tempo 2 minggu untuk laporan mana barang yang laku di jual dan menukar barang  model terbaru. Ia coba menawarkan barang keliling  dari kantor ke kantor,  masuk komunitas arisan atau perkumpulan di kampung-kampung.
               Rupanya kegiatan usaha tersebut menjadi jalan untuk merubah nasib, ia mendapat banyak  pesanan, ia selalu menyanggupi mencarikan motif produk pakaian walaupun dia tidak memilikinya sendiri sehingga  ia tidak pernah menolak order dan berusaha memenuhi pesanan tepat waktu dengan kualitas barang dijaga. Orderpun terus berkembang, bahkan  kemudian  order bisa lewat telpon, orderpun melimpah, ini berarti keuntunganpun melimpah. Dari keuntungannya ia sisihkan untuk kebutuhan pokok keluarga dan yang lainnya ditabung untuk menambah  investasi .
               Inspirasipun muncul,  bagaimana kalau ia punya toko sendiri, maka iapun coba menghitung cash flow (aliran uang masuk dan keluar)  jumlah penjualan perbulan, dan berapa keuntungannya. Maka berbekal hitung-hitungan sederhana iapun memberanikan diri coba-coba tanya  toko yang lagi dibangun dan menyatakan  berminat untuk membelinya bagaimana caranya. Ternyata cukup membayar uang muka Rp 20.000.000,- dan persyaratan administrasi selanjutnya ia bisa menempati toko tersebut dan membayar cicilan tiap bulan.
               Mulailah ia punya toko satu, kemudian usahanya semakin berkembang iapun mencoba membuka cabang baru dengan membeli toko secara kredit. Dan ternyata usahapun terus berkembang sepertinya tidak bisa di rem katanya. Buka lagi cabang baru dan semakin banyak pemasok yang ingin menitipkan barangnya. Sehingga bisnis yang ia jalani sesungguhnya diawali dengan modal dengkul.
               Iapun  menutup ceritanya dengan berkata, sesungguhnya kita tidak usah takut miskin, karena sesungguhnya kita dilahirkan dalam keadaan miskin, dan kita tidak usah takut bekerja keras, karena memang dengan kerja keras kita akan dimudahkan di hari kemudian. Kita jangan takut berkata jujur , karena kejujuran  akan menumbuhkan kepercayaan. Dan jangan takut untuk belajar dari pengalaman, karena pengalaman adalah guru yang terbaik. Kita jangan takut bergaul, bersilaturahmi karena dengan bergaul akan mendapatkan banyak teman dan relasi. Dan jangan takut berbagi rejeki dengan orang lain, karena dengan rejeki yang kita berikan kepada orang lain dengan ikhlas, maka Allah akan melipatgandakan rejeki kepada kita.  Dan jangan lupa wajib menabung, karena dengan tabungan kita akan mudah berinvestasi.
               Saya berterimakasih telah mendapatkan tamu yang luar biasa, bapak telah menginspirasi saya dan mendorong saya untuk berbagi pengalaman ini kepada saudara-saudara saya di tanah Papua.  Sehingga sesungguhnya bagaimanapun kondisi terpuruk kita, selama kita masih punya semangat berupa “TEKAD UNTUK BERUBAH, dan konsisten kita untuk mewujudkannya, kesuksesan-kesuksesan pasti akan kita dapatkan di kemudian hari.

Artikel Terkait



9 komentar:

Haydar Arkazora mengatakan...

GEORGE Pak, tulisannya ringan tapi inspiratif..
Datar tapi bikin sadar dengan hal-hal mendasar.
Mungkin boleh lebih banyak lagi cerita-ceritanya, khususnya pengalaman dari catatan perjalanan di beragam wilayah se-nusantara.
Apalagi foto-fotonya itu..
Aduuh, bikin pengen berkunjung ke Indonesia timur sana. Yang katanya pesona alamnya memukau dan penuh pesona itu.
Doakan Pak, mudah-mudahan segera kesampaian. Hehe,

HERY SASONO mengatakan...

terimakasih,saya do'akan cita-citamu tercapai,selesaikan kuliahnya,jalin komunikasi ya!!!?

Unknown mengatakan...

Inspiratrif dan memotivasi artikelnya pak....

“ Allah tidak mengubah suatu kaum, sebelum kaum itu mengubah dirinya sendiri”,

ini dalil yg mendorong untuk segera merubah kondisi....

^Nadya Natashia^
09.22.156

Unknown mengatakan...

setuju banget pak..
intinya asalkan niat dan tekad kita baik,, insya alloh pasti bisa kan pak..

nama :evie rahayu
nim : 10.22.182

Unknown mengatakan...

abanyakrejeki15@gmail.comaAssalamualaikum perkenalkan nama saya Renita saya berasal dari Jambi,pekerjaan saya tukang sapu jalan.Hidup saya sangat susah dan terpuruk,hutang dimana2,saya punya 3 anak dan semua putus sekolah,suami saya sudah meninggal 3 tahun yang lalu,saya sangat stres dengan semua hutang2 saya saya hampir bunuh diri tapi saya berani buka internet dan mencari solusi pakai hp teman,saya tidak sengaja melihat no eyang keramat,saya berani mencoba menghubungi,saya dikasi solusi tapi saya kurang percaya,tapi saya punya keberanian untuk mencoba dan alhamdulillah sekarang hutang2 saya lunas sayapun mempunyai usaha kecil2lan terimah kasih eyang,ini hanya kisah nyata hidup saya bagi teman2,rekan,kerabat yang ingin bantuan eyang keramat silahkan hub 082190201207 sumpah demi Allah ini nyata,terimah kasih untuk room ini,indahnya berbagi….assalamualaikum 

































































































Unknown mengatakan...

Assalamualaikum wrb, saya mohon maaf kalau postingan saya menyinggung perasaan anda semua tapi saya lillahi ta’ala hanya mau menceritakan pengalaman pribadi saya saya berharap ada yang sama seperti saya.perkenalkan terlebih dahulu saya aini andari tinggal di Padang,dulu saya penjual kue keliling himpitan ekonomi yang membuat saya seperti ini,saya tidak menyerah dengan keadaan saya tetap usaha,pada suatu malam saya buka internet tidak sengaja saya lihat postingan seseorang yang sama seperti saya tapi sudah berhasil,dia dibantu oleh Kajeng Taat Pribadi tampa pikir panjang saya hubungi beliau saya dikasi pencerahaan dan dikasi solusi,awalnya saya tidak mau tapi sya beranikan diri mengikuti saran beliau,alhamdulillah berjalan lancar sekarang saya punya toko bangunan Jaya Abadi didaerah Padang,terimah kasih saya ucapkan pada Kanjeng Taat Pribadi berkat beliau saya seprti ini,mungkin banyak orang yang menyebut saya mengada-ada tapi saya buktikan sendiri,khusus yang serius mau bantuan silahkan hub beliau Kanjeng Taat Pribadi beliau orangnya baik ini nomor beliau 085299036030 ini pengalaman pribadi saya percaya atau tidak semua tergantung pembaca demi Allah ini nyata sekian dan terima kasih ,Assalamualaikum Wrb....allahuakbar....allahuakbar....allahuakbar

Unknown mengatakan...

Usaha saya yang sudah bangkrut , dan sekarang berjalan gak jelas jadi saya gerakan lagi mulai besok pagi di sini saya menemukan rasa semangat yang sempat patah , baru patah pa belum putus
Tenks artikel ini sangat membantu saya.

hamba allah mengatakan...

Assalamualaikum wrb...
Salam sejahtera bagi semua sahabat yang sempat membaca postingan ini. Perkenalkan nma sya Dinda dri Palu. Sebelumnya sya mau minta maaf karna sya langcang memposting pengalaman pribadi sya. Dulu sya hidup serba kekurangan sejak suami sya meninggal karna penyakit yg dideritanya. Sya punya 3 anak ,2 yg masih duduk dibangku sklah dasar yg msih butuh biaya sklah dan yg bungsu sakit2an butuh biaya pengobatan sedangkan penghasilan sya setiap hari tdak pernah menentu. Sya hanya tukang cuci keliling dan disamping itu sya jga biasa jdi buruh angkut dpasar . Sya sempat stress dan hampir bunuh diri tpi sya memikirkan nasib ank sya seandainya sya sudah tiada. Tpi disuatu hari ada seseorang yg sempat berbagi cerita sma sya tntg kesuksesannya berkat bantuan Ki abdullah tpi sya tdak masuk akal tpi setelah sya pikir2 sya coba memberanikan diri dan meminjam hp tman sya untuk menghubungi nmor aki tersebut dan setelah sya bicara dgn aki sya mengikuti saran yg aki berikan. Syukur Alhamdulillah sya bisa bangkit lgi dri keterpurukan. Anak sya bisa sklah smpai kejenjang yg lbih tinggi dan sya bisa membuka toko pakaian jadi yg terbilang ramai. Terima kasih aki berkat bantuannya sya bisa sukses bgini. Untuk kalian yg punya masalah dkehidupan sehari2nya jgn putus asa , semua masalah ada jlan keluarnya. Dan bagi yg ingin memcoba atau ada minat konsultasi dgn aki silahkan hubungi KI ABDULLAH dinomor 0823-3975-5544. Sumpah demi Allah ini nyata .





Anonim mengatakan...

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Untuk yang posting pertolongan melalui Eyang, kanjeng taat pribadi, ki Abdullah sepertinya alur cerita sama, jangan-jangan orangnya sama. Taat sama Allah SWT aja insya Allah akan dikabulkan permintaannya. Dan lakukan usaha spt disebutkan tadi sesuai dg (QS: Arra'du :11).
Call ke 44342 (4 rakaat dhuhur, 4 rakaat Ashar, 3 rakaat maghrib, 4 rakaat 'isya dan 2 rakaat Shubuh). Bahkan 2 rakaat sebelum Subuh pahalanya lebih baik dari dunia dan seisinya (HR. Muslim)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | WordPress Themes Review